Senja murka, Membakar jalanan dan gedung-gedung dengan merah merambat masuk underpass, menyusuri gorong-gorong, melewati gang-gang kecil yang sesak dengan pemukiman kumuh tambal sulam Memerahkan lorong-lorong gelap dan tempat-tempat hitam Membunuh dan menguasai kelam Tak perduli cakrawala merintih minta di jemput Senja masuk ke dalam kamarku tanpa ketuk tanpa sapa Lalu merahnya memasuki kolong tempat tidurku Masuk ke dalam laci, lemari, sepatu, rak buku dan berlalu menembus jendela yang setengah terbuka “Wahai Senjaku yang manis, janganlah kamu merajuk,” tapi senja tetap memicingkan mata. Tanda kebencian! “Senjaku Sayang, tersenyumlah..” Senja tetap memerah, Setengah bumi telah di kuasainya Tujuh puluh persen alam semesta dibuatnya menyerah Senja telah membuat bencana melahirkan kedukaan manusia, “Aku akan tetap dengan pendirianku, membakar semua dengan merahku. Akan aku buat kalian tersiksa dan menderita! Inilah ganjaran akibat pengkhianatan kalian semua kepadaku! Karena menodai kei...
Comments
but it was the posting. for real, how can we live the uncanny life? thousand smiles in the universe, million sparks are welcoming you and your efforts every second, how can you become the loneliness if you have all of the world before you?
karena gaduh,
juga tidak ada pada ku.
tapi bung, maknanya apa yah.?