Posts

Showing posts from October, 2005

SAYANG DAN KENAPA?

Sejauh mana kita boleh membohongi hati kita sendiri kalau kita sangat menyayangi seseorang dengan seutuhnya tanpa embel-embel, tanpa alasan yang tidak-tidak! Dan seandainya harus dengan alasan, apakah pantas ketulusan sebuah kasih sayang di beri tuntutan dengan alasan-alasan yang malah akan membingungkan diri kita sendiri. Saat rasa sayang itu tumbuh dan bermekaran di dalam hati, bukankah terjadi tanpa kita sadari? Tapi mengapa kita sering diserbu oleh berbagai pertanyaan yang malah akan mengotori kasih sayang itu sendiri. Kenapa dan bagaimana bisa kita menyayangi orang lebih di tekankan disini dibandingkan seberapa besar kekuatan kasih sayang itu tercipta dan terekspresikan dalam nyata.Terkadang, kita malah direpotkan oleh hal-hal yang akan mengganggu proses kealamiahan dari keberlangsungan kasih sayang itu sendiri. Tidak bisakah perasaan sayang yang tumbuh dan berkembang setiap saat, setiap terjadi pertemuan dan tertuang bersama waktu dapat diterima keberadaannya secara utuh dan apa ...

Belajar Mengarang Surat Patah Hati

Jangan kaget kenapa tumben-tumbennya Aku nulis surat kayak begini ke Kamu. Aku cuma pengen ngomongin berbagai hal yang udah enggak cukup lagi Aku tampung sama ganjalan-ganjalan lainnya di hati Aku ini, yang Aku rasain sulit banget untuk kita bicarain secara langsung. Terasa banget, kurang lebih 1 tahun 5 bulan Aku ngejalanin hubungan ini sama Kamu. Banyak kejadian dan kisah telah Aku dan Kamu alami. Banyak kebahagiaan-kebahagiaan yang Aku dapetin dari Kamu, juga enggak sedikit sakit hati yang Aku rasain sama Kamu. Enggak sedikit … Pada awalnya Aku ngerasa kalau Kamu adalah sesosok cowok yang tepat untuk bisa ngejaga Aku, nyenengin Aku, dan ngebuat Aku merasa nyaman. Ya, emang pada awalnya Aku emang ngerasain itu sama Kamu. Tapi seiring waktu berjalan, perubahan-perubahan di diri Kamu makin keliatan, dan bikin Aku jadi enggak mengerti. Kebahagiaan-kebahagiaan saat Aku ada di samping Kamu, saat Kamu bisa membuat Aku terhibur dan tertawa lepas saat kita bercanda. Saat Kamu mau menjadi p...

C i n t a T u j u h T a h u n

Tujuh tahun menanam benih cinta di pekarangan hati. Sungguh sangat terasa berat Aku menjalaninya. Bayangkan, berapa juta liter air yang Aku butuhkan untuk menyiraminya setiap hari, dengan waktu dan takaran yang sudah sedemikian tepat Aku perhitungkan. Berapa ribuan kilogram pupuk harus Aku taburkan setiap harinya demi menjaga kesehatannya dan menjaga kesuburannya. Belum lagi dengan tenaga yang Aku berikan, dengan waktu yang Aku sisakan dari hidupku. * * * Sungguh, Aku mengatakan ini kepadamu bukan karena Aku ingin memamerkan kekuatanku, walau kenyataannya ini bukan kekuatan tetapi lebih kepada kelemahan yang berlindung dibelakang pohon kesombongan. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa Aku juga punya pengorbanan yang ingin mendapat pengakuan dan penghargaan yang menjadi layak untuk dipertimbangkan. Sejujurnya Aku sangat tidak ingin menjadi manusia yang dipandang lemah olehmu, tapi Aku menjadi begini karena Aku ingin kamu menjadi peka terhadapku, bahwa Aku ada dan keberadaan Aku bukan sebaga...

Dalam Kenangan

Dalam kenangan Aku kembali ke masa silam. Menerawangkan kenangan tantang sebuah keinginan yang tanpa di sengaja tercapai. Harapan kosong yang ternyata telah terlanjur menjadi sesuatu yang benar-benar dapat teraih. Saat malam tidak begitu kelam, bulan penuh tertutup awan tipis, tapi masih dapat menyinari malam, walau tidak benderang. Saat semilir angin pantai menderu dengan lembut, membelai kulitku yang seketika menjadi begitu menggigil. Saat desiran ombak sambut menyambut menjamah tepian terasa bagai senandung kesepian. Saat semuanya menjadi begitu berat untuk di lupakan. Aku kembalikan fikiranku pada malam itu, malam yang selalu saja Aku anggap sebagai mimpi yang terdalam. Malam yang mengantarkan Aku kepada suatu keadaan yang sampai saat ini masih dapat Aku terima dan tidak dapat Aku anggap sebagai ketidak-beruntungan. Malam-malam dimana kelelawar lebih berkuasa di bandingkan manusia, kengerian yang lebih terasa di bandingkan rasa aman. Aku sendiri. Menyeret tubuh ini menuju ke suatu ...

Sahabat???

Image
Aku masih belum mengerti dengan arti dari persahabatan Yang katanya, Yang kedengarannya, Yang rasanya, Buih-buih kesegaran hidup dapat dinikmati disana Aku tidak paham arti dari kata sahabat Berbagi, Mencipta: Kesenangan, kepedihan, hura-hura, Wah-wah-wah… Sahabat, Sahabat. Sahabat, Seseorang, Dua-tiga orang, Datang dan mendekat, Merangkul sambil menjilat Menghindar lalu menjauh, Setelah Aku sekarat Lalu menghilang, menghilang!!! Dalam duka, 07 Oktober 2005

Aku bercinta lagi,

men, Dalam kesadaran tinggi gue menyadari kalau ternyata gue sangat menyayangi dia, men! Dia yang seharusnya biasa aja, tetapi entah menjadi begitu luar biasa di kehidupan gue, men! Entah sekarang gue harus berbahagia atau tidak, karena gue merasa ada rasa nyaman saat dia ada di dekat gue, ada ketenangan yang gue gak bisa artikan sebagai apa dan bagaimana, yang pasti hati ini tenteram aja, men! Dan ini yang gue butuhkan men: Ketenangan Jiwa. Ada rasa takut kehilangan yang sangat, men, saat gue memandang keteduhan wajah dia sambil berfikiran tentang hari esok, tentang apa yang akan terjadi nanti dengannya. Apa yang harus gue lakukan, men? Agar gue gak terjebak dengan situasi ini, yang nantinya malahan membuat kegembiraan ini menjadi kekakuan dan akhirnya menjadi sesuatu yang mengecewakan: perpisahan! Dia, yang sebelumnya gak pernah gue bayangkan akan seperti ini. Dia, yang semula hanya gue anggap sebagai pecinta pada umumnya ternyata punya beberapa kelebihan yang enggak dipunya oleh wan...