Aku Tidak Mengerti,
Pada suatu pagi Pada saat matahari meneteskan kemilaunya Di suatu tempat Dimana rumput-rumput mengahampar hijau Mutiara-mutiara embun masih tersisa Di setiap celah di setiap ujung tubuh langsingnya Aku duduk di bangku taman memandang angin yang berhembus Menampar tubuhku memasuki kalbuku dan Aku membatu Melamun tentang bahagia dan cinta Seperti sepasang merpati putih yang memadu kasih di bawah lampu taman Bercanda suka ria berpelukan ciuman Berkejar-kejaran lalu terbang rendah di antara bunga-bunga Dan terbang tinggi menuju pohon angsana Menelusup dan mengumpat di antara ranting Apakah burung memiliki cinta layaknya manusia? Aku tidak mengerti, Ada daun-daun kering kerontang berserakan Melayang pergi entah kemana, di hembus angin Mengingatkanku akan hati seorang wanita Yang hinggap untuk sesaat lalu menghilang dalam kegelapan Apakah wanita di ciptakan dari kegelapan? Aku tidak mengerti, Maret 2005