Surat Cinta 2
Hari pertama jantungku berdebar-debar Saat kamu datang menayapaku Yang semestinya aku harus berlaku biasa tetapi mengapa aku menjadi berlaku tidak biasa? Aku harus bagaimana? Dan apa mauku? Huh, aku jadi tidak mengerti! capek jantungku berdetak terus memompa kegalauan Jenuh aku memiliki hati yang lemah terhadap cinta. Haruskah aku menyalahkan kamu yang telah bersedia untuk aku kenal? Atau aku harus mencaci maki diriku sendiri atas kebodohanku yang begitu mudah jatuh hati kepadamu? Cinta, mengapa aku begitu murahan terhadapmu. Mengumbar dengan mudah perasaan ini dan dengan begitu cepat. Cinta, mengapa setiap saat aku harus memikirkan cinta? Padahal masih banyak yang harus aku prioritaskan seperti: keluarga, pekerjaan, masa depan... Cinta, sungguh benar-benar bodoh hati ini, yang terlalu bahkan amat terlalu nanar meratapimu Tolonglah lepas dariku barang satu hari atau dua minggu, biarkan aku memikirkan hal lain agar aku tidak selalu terbuai oleh keindahanmu... cinta... Aku bersalah, maaf...