P a g i
Pagi lagi Pagi lagi… Bosan Aku dengan pagi Bosan Aku dengan pijaran sinar mentari Yang mengharuskan sang manusia memulai dan memulai dan terus memulai dari awal Apa yang harus dikerjakannya Demi bertahan, Bertahan dari kelaparan, Bertahan dari kenistaan hidup ini, Bertahan hidup! Pagi melambangkan : Keramaian, Kebisingan, Kemunafikan, Keterpura-puraan, Kebusukan, Kecongkakkan, Kekejian, Kenistaan, Dan berbagai macam persoalan yang membengkakkan telinga Serta membusukkan hati. Itulah yang membuatku muak dengan yang namanya pagi Muak dengan keadaan. Keadaan dimana : Kecerahan menjadi suram, Kebenaran menjadi laknat, Kebersamaan menjadi pengkhianatan. Shiit!!! Jakarta, 20 Februari 2002