Posts

Showing posts from 2008

Istirahat Sejenak

aku memang harus berhenti, menghentikan sejenak segala kegiatanku didunia ini. biarkan aku dengan penat ini, silahkan mencaciku dengan sebutan pengecut juga sumpah serapah tentang kelemahan dan ketidakberdayaan tapi aku akan tetap dengan adanya menjadi diriku. jangan bertanya denganku, tentang kisah dulu tentang lantang kata SEMANGAT yang dulu sering aku teriakkan kepadamu setiap kali kita bertemu dan berpisah beberapa saat jangan tanyakan dimana SEMANGAT itu berada kini biarkan aku dengan jeda ini aku ingin menikmati semuanya dengan segala ketenangan dan atau kegelisahan yang aku rasa, biarkan aku sendiri...

Teduh dalam Damai

Image
hitam hitam hitam hitam hitam hitam ...

Simfoni Sunyi

karena sepi, adalah aku.

Gapai Bahagia

Nun Jauh di sana, bertahun-tahun yang silam, di sebuah kota kecil di India kuno, terlihatlah seorang pemuda sedang duduk termenung dekat sebuah taman, raut wajahnya penuh dengan ketidakbahagiaan, penuh kesal, dan mulutnya tak berhenti-henti mengeluarkan suara-suara keputusasaan. Tak jauh dari tempat pemuda tadi, terlihat seorang kakek yang lanjut usia, sedang mendatangi pemuda tadi, melihat wajah pemuda yang begitu acuh akan kehadirannya, bertanya lah dia: “Apa yang sedang kamu pikirkan wahai pemuda, kenapa aku melihat wajah mu penuh dengan kekesalan?” “Dimanakah aku harus mencari kebahagiaan, kenapa aku tidak dapat menemukannya?” Jawab pemuda tadi tanpa menoleh ke sang kakek yang lanjut usia. “Oh...kalo kamu ingin mendapatkan kebahagiaan, tangkaplah capung yang berterbangan di taman disamping mu itu, dan bawalah kepada ku, maka akan aku beri jawaban mengenai kebahagiaan setelah itu” sahut kakek tersebut. Dengan wajah malas, dan langkah gontai, diikuti permintaan kakek tersebut, pergil...

Sandarkan Sejenak

Image
Selalu ada yang beda, di setiap perjalanan waktu yang aku lalui selalu saja, warna-warni kehidupan memuncratkan keindahannya yang di tiap waktunya selalu aku rekam di dalam imajinasi pikiranku terkadang aku tuangkan dalam kata berbalut lukisan alam dan menjadi cerita dari salinan episode perjalanan hidupku ini. Sebagian, aku berusaha berbagi kisah dengan kalian dan sebagian yang lain terkhususkan hanya untuk dinikmati diriku, sendiri... Jawa Barat, 10-12 Juli 2008

Senandung Ketidakperdulian 1

Sekedar Ocehan Kami tidak membutuhkan belas kasihan dari kalian, tidak sama sekali. Karena kami mencintai hidup kami yang seperti ini. Tanpa larangan. Bebas. Setiap kali lampu lalu lintas itu berwarna merah dan kami bernyanyi di samping mobil kalian yang tertutup sangat rapat dengan kaca film yang meremang, kami tidak perduli apakah kalian didalam sana mendengarkan kami atau tidak, kami juga tidak perduli apakah kalian yang sedang sibuk memainkan komputer jinjing yang diletakkan di pangkuan kalian itu memperhatikan kami. Saat kami memutuskan untuk bernyanyi, tidak ada yang kami harapkan dari kalian. Karena kami bernyanyi memang untuk menyanyikan lagu-lagu yang mewakili perasaan dan kehidupan kami. Entah lagu itu merupakan lagu-lagu yang tidak sengaja kami lihat saat televisi-televisi di toko-toko itu menyala dan kami menyimpannya dalam daya ingat kami, lalu kami menyanyikannya lagi, walau dengan nada yang agak berbeda, maupun lagu itu kami karang sendiri secara lepas, sesuai dengan apa...

Surat Terakhir

Aku yakin ini memang jalan yang terbaik untuk kita: Berpisah! Setidak-tidaknya kita sudah sama-sama berusaha semaksimal yang kita mampu, tapi karena tidak menemukan titik temu, maka kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini. Sama, seperti yang aku rasakan, kamupun pasti sudah sangat lelah dengan semua yang kita jalani. Pertikaian demi pertikaian selalu datang menghampiri kita tanpa kenal waktu dan tanpa lelah membingungkan perasaan kita. Entah itu faktor dari dalam, dari luar, atau segala yang berhubungan dengan kita. HHhhh... ternyata kita masih belum bisa dewasa karena kita masih menganggap 'masalah' adalah musuh padahal aku ingin sekali kita bisa bersahabat dengan 'masalah'. Yeah, ternyata semua tidak bisa seperti apa yang aku harapkan, begitupun denganmu, menganggap semua ini tidak bisa menjadi seperti yang kamu harapkan. Ternyata semuanya memang harus berakhir. Dan harapan kita biarlah kita terbangkan bersama iring-iringan ketulusan doa: " Melayang dan terbangl...

Mempercepat Kerja Mozilla Firefox

Image
Mozzila memang salah satu aplikasi browsing tercepat di bandingkan yang lainnya, tetapi ternyata masih ada tips tersembunyi yang dapat membuat kecepatan browsing mozilla lebih cepat sepuluh kali lipat: Sangat simple dan tidak memerlukan software tambahan untuk mengerjakannya. 1. Buka Mozilla Firefox 2. Ketik "About:config" pada alamat url 3. setelah itu lalu ketik "network.http.pipelining" pada kolom filter lalu klik 2 kalipada kata false dan akan terganti otomatis menjadi true 4. Ketik kembali "network.http.proxy.pipelining" pada kolom filter lalu klik 2 kali pada kata false dan akan terganti otomatis menjadi true 5. Ketik lagi "network.http.pipelining.maxrequests" pada kolom filter dan ubah angka 4 menjadi angka 30 dengan cara mengkliknya 2 kali lalu klik OK 6. Langkah terakhir, 6.1 klik kanan pada sembarang tempat, lalu pilih New --> Integer. 6.2 Buat nama baru: "nglayout.initialpaint.delay" 6.3 Hapus angka 300 6....

Hari Anti MADAT Sedunia

Image
...

Perubahan di mulai dari sekarang

Image
Yeah, akhirnya. Setelah sekian lama memimpikan satu perubahan di blog ini ternyata sekarang tercapai juga. Saya berniat memberi arah lebih lurus (ha ha ha) untuk postingannya, dan mempertegas corak saya dalam tampilannya, tampilan blog ini. Skin ini bukan utuh buatan saya, karena saya masih t ergolong nubi untuk membuatnya. Ren yang merelakan tenaga (jari di keyboard, mata di layar laptop) pikiran (mengatur gambar, komposisi warna) dan waktu ( bela-belain begadang selama hampir tiga hari) dan lebih tepatnya lagi memanfaatkan dia yang sedang keranjingan mengutak-atik template gratisan untuk menyelesaikan blog yang sesuai dengan keinginan saya. Secara pribadi, betapa kagumnya saya dengan dia (terima kasih banyak ren, es krim dua liter buat kamu sudah aku siapkan) dan betapa solidnya kolaborasi saya dengan dia. "Si Ren Begadang" "Si Adi Sok Merenung" Tahap awal ganti kulit ini berhasil, tapi semuanya belum selesai karena masih banyak ruang kosong yang sebenarn...

Aku Pulang, Mak...

Batu sungai terserak putih bintang bertabur gemerlapan cahaya dipalut pualam pelangi persih peraduan ibu melepaskan duka Pohon kemboja tunduk temungkul memayungi ibu beradu cendera kusuma terapung tenggelam timbul di atas lautan angin daksina. Esok pagi aku harus pulang, segera. Tidak ada alasan lain agar aku tidak bisa pulang. Karena aku sudah mempersiapkan segalanya. Janji-janji di hari esok dengan yang lain sudah aku batalkan, pakaian, barang-barang seperlunya dan oleh-oleh seadanya sudah aku masukan ke dalam ransel, paketan bunga rampai sudah aku pesan dan akan dikirim ketempatku malam ini. Aku harus pulang, tidak ada yang dapat mencegahnya. Aku rindu Emak. Harum bunga melenakan ibu, sepoi angin mengulikkan bonda patikpun tunduk berhati mutu hendakpun menyepa tiada kuasa. Dari jauh suara melambai rasa bonda datang menegur di atas awan duduk serangkai dengan bintang angsoka hablur . Sudah sebulan, malamku di temani mimpi-mimpi tentang rumah. Rumah yang kecil sed...

Sajak Cinta Untukmu

Kepada: HS Aku tidak mampu berpuisi tentangmu dan aku tidak akan mungkin mampu berpuisi tentangmu Seandainya bisa, aku tetap tidak ingin melakukannya karena dengan aku berpuisi tentangmu maka aku telah lancang mengurangi keindahanmu dengan kata-kataku yang berantakan ini Karena sesungguhnya, puisi tersyahdu itu adalah jiwamu yang memancarkan cahaya ketenangan dan aku menangkapnya dalam kedamaian Puisi terindah itu adalah gerakmu saat senyummu terkembang dan lesungmu menjadi dalam puisi yang kamu minta ada di dalam dirimu karena puisi adalah dirimu sendiri yang juga tidak bisa aku tuangkan ke dalam kata karena keindahannya tidak bisa terwakilkan dengan kata Puisiku, ya, puisiku adalah puisi tentangmu, tentang cintaku kepadamu puisi tentang cinta, cinta.

Terima Kasih untuk Do'anya

Terima kasih tak terhingga untuk doa kesembuhannya dari rekan-rekan blogger Sekarang yang punya blog udah sehat dan siap untuk ngeblog lagi... salam, adiindie

Mohon Doa Kesembuhan

kawan-kawan, yang punya blog lagi sakit beberapa hari terakhir belum bisa ol dan mungkin untuk beberapa hari kedepan juga belum bisa ol karena masih harus banyak istirahat mohon doanya aja dari semua kawan-kawan blogger, supaya yang punya blog cepat sembuh amiin... salam, adiindie

bukan lagu "Aku Cinta Kau & Dia" tetapi ini tentang "Kau Cinta Aku dan Dia"

Mungkin orang-orang akan menganggap aku lelaki yang sangat bodoh karena telah dibutakan oleh cinta. Tidak memakai logika, terlalu sok tegar dan kuat dalam menghadapi kemelut cinta yang terjadi di kehidupan saya ini. Setelah wanita yang aku cintai ternyata selama ini membelah hatinya da memendam perasaan cinta kepada lelaki yang lain. Seharusnya setelah mengetahui keadaan ini aku harus melepaskannya dan meninggalkannya dengan disisipi sedikit rasa benci karena perasaanku telah di khianati. Ya, di khianati walau baru sebatas perasaan karena belum sampai pada tahap 'jadian' lagi. Tapi apa iya, cinta yang buta harus terus-terusan dibiarkan menjadi buta dan membiarkan takdir berpihak bahwa cinta buta adalah mutlak dan tidak ada pengecualian selain penilaian terhadap cinta buta adalah buruk adanya? Aku memaafkan dan memberikan kesempatan lagi kepada wanita yang aku cintai bukan karena aku dibutakan oleh cinta yang saya miliki untuknya. Juga bukannya karena aku tidak memiliki logika, ...

Kunang-kunang di Matamu

kepada: a.n Dari mata itu, aku melihat dengan jelas bagaimana kunang-kunang itu keluar secara perlahan lalu terbang mengitari wajahmu dan terbang kembai menuju angkasa. Mulanya hanya satu, lalu dua, sepuluh, hingga ratusan atau mungkin ribuan kunang-kunang berkarnaval menuju angkasa dengan kerlap-kerlip serupa percikan kembang api. Aku temukan tatapan mata yang kosong itu di wajahmu, setelah kamu mengakhiri cerita tentang masa yang telah jauh berlalu dari hidupmu. Mulanya kamu semangat sekali bercerita tentang satu masa, dimana cinta --ku ingat setiap kali kamu menyebut kata cinta, di matamu seperti mengeluarkan kilau cahaya-- membuatmu seperti manusia paling bahagia. Senyuman yang tidak pernah terputus sepanjang ceritamu tentang asmara yang menggelora di masa indahmu, dulu. "Betapa sempurna hidupku, mendapat pasangan cinta yang sempurna seperti dia", katamu dengan senyuman yang sangat dalam sampai matamu terpejam. Aku yang masih belum bisa mengerti tentang cinta dan segala k...

Belajar Menulis

entah, aku tidak tahu harus menulis apa, tapi aku sangat ingin menulis, membuat rangkaian kata-kata yang entah tentang apa agar batinku terpuaskan karena telah menulis. biasanya yang seringkali keluar dari pikiranku saat menulis adalah perihal kesepian akan hidup, tapi untuk saat ini aku tidak merasakan kesepian. aku merasa hidup dalam keriangan dan kegembiraan karena aku dikelilingi oleh malaikat-malaikat yang berhati riang gembira. selalu membuatku tersenyum dan tertawa dengan segala omongan dan prilakunya. jadi untuk sementara memang aku tidak bisa, atau berpura-pura kesepian untuk mau menuliskan tentang rasa sepi. aku sedang tidak ingin memikirkan tentang kesepian, karena aku takut terbawa arus khayalanku yang akibatnya aku merasa memang seolah-olah kesepian. karena kesepian itu adalah kesedihan dan sesuatu yang menyakitkan. aku rasa bukan solusi yang tepat bila harus memaksakan untuk menuliskan itu sekarang ini. aku pun sedang tidak bisa menulis tentang rasa yang patah hati karena...

Dia, Teman Dekatku

Harusnya kamu tidak perlu berlebihan dalam menyandarkan lelahnya hidupmu di pundak kehidupanku, karena hal itu hanya akan menyulitkan perasaan kita berdua. Bukan, bukan aku tidak menginginkan dekat denganmu. Tapi keakraban kita ternyata menanam satu bibit bahaya yang pada akhirnya nanti akan tumbuh dan berkembang menjadi satu ancaman yang akan membahayakan kedekatan kita sebagai seorang teman. Sampai akhir bulan yang lalu aku masih sangat nyaman saat kamu datang menghampiriku. Ya, kamu yang selalu saja meneleponku di saat langit di selimuti hitam yang membawa keremangan dan kadang membawa perasaan gamang. Meminta sedikit waktuku, bahkan meminta malamku untuk menemanimu menghabiskan malam bersamamu. "Temani aku malam ini, aku ingin melanjutkan menghitung bintang-bintang yang kemarin terputus karena terhalang oleh mentari pagi yang tiba-tiba datang dari ufuk timur", katamu kepadaku dengan lirih dan bujuk rayu yang akhirnya membuatku hanya bisa mengangguk menyetujuinya. Lalu k...

Senja & Kemuafikan

Seharusnya tak ku kutuk senja di sore hari ini karena sungguh, seandainya aku tidak munafik aku akan mengatakan dengan sesungguhnya bahwa pendaran kemilau senja yang tadi ku lihat di atas gedung bertingkat duapuluh tujuh itu benar-benar sangat indah dan syahdu. Sepuhan warna merah transparan berhasil membuat semua benda-benda yang tersinarinya terlihat menjadi manis. jalan raya, mobil, motor, pepohonan, manusia-manusia yang berlalu lalang, gedung-gedung yang menjulang ke angkasa.. Tapi ternyata jiwaku memang telah di gerogoti oleh kemunafikan-kemunafikan yang datang berbondong-bondong menyerbu jiwa indahku lalu mengobrak-abriknya dan menjadikannya ruang hitam yang meng-esa-kan kebencian. Sudah terjadi dan aku tidak ingin menyalahkan diriku atas kejadian kemarin, dimana satu kemunafikan aku biarkan masuk ke dalam jiwaku dan aku manjakan. Setelahnya aku terlena oleh kemunafikan itu dan membiarkan kemunafikan-kemunafikan yang lain menyetubuhiku terus menerus. Hingga kini aku menjadi bagia...

TEMAN KEMATIAN

Saat Aku membayangkan kamu di sudut kamar itu Aku tahu airmata yang indah itu mengalir melewati halus pipimu dan juga melewatii lututmu Tatkala kamu terpaku menatap kosong kekelaman Bertopang dagumu dengan lututmu menunduk matamu tak kuasa menahan beban isi di kepala tentang hidup Aku tahu kamu tersiksa di sana: Termenung dalam kesendirian mengharap asa –Saat itu pula Aku ingin berada di dekapanmu membelai panjang rambutmu yang terurai menyeka titik-titik airmata diantara celah lesungmu membisikkan syair-syair tentang cinta agar kamu bahagia agar Aku dapat melihat senyummu kembali terkembang– Tapi Aku tahu, disana kamu tidak ingin terganggu oleh siapapun oleh apapun Karena rasa sayang terhadap selain dirimu yang tak ingin mereka terluka olehmu dengan membagi penderitaanmu dengan yang lainnya… Aku membayangkan suatu ruang yang ditempati olehmu; dinding-dinding berlumut, sarang laba-laba yang menutupi bingkai- bingkai usang, buku-buku berserakan di lantai-lantai berdebu di temani kecoa-k...

cemburu

Aku cemburu, Kalau kamu berbicara tentang lelaki Yang bisa menemani kamu dan mengusir sepi Memberi waktunya, melepas senyuman Aku cemburu, saat kamu bilang, “Tadi dia memberiku sepotong mawar dan bisikan kata sayang.” Hingga membuat hatimu berbinar Dan kamu menyeringai Aku cemburu, Bila kamu dengan gigihnya bercerita Tentang kisah cinta dari masa lalumu dengannya Sampai-sampai kamu sumringah Aku cemburu, Dengan kamu yang selalu saja Menatap senja disamping lelaki itu Yang kini telah menjadi suamimu Dan Aku cemburu huh…

pilihan

karena hidup adalah pilihan maka dengan ini aku memilih untuk tetap hidup hidup bukan hanya sekedar bertahan hidup tetapi hidup untuk membuat hidupku lebih hidup lagi bukan untuk siapa-siapa tapi hanya untukMu, untukMu, dan untukMu semoga...

Tangisan Cinta

Selalu saja ada hal yang menyesakkan untuk kita nikmati sendiri, setelah kita mengetahui orang yang menyayangi kita berkata “Aku Sayang Kamu” dengan airmata membasahi pipinya di iringi sedikit isak yang tertahan. Sebegitu kuatnya kah ketulusan seorang wanita dalam mencintai seorang lelaki? Seakan di setiap tetesan airmata yang menetes secara perlahan itu, menandakan kedalaman dan ketulusannya dalam berkasih sayang. Sungguh luar biasa! Adalah kebodohan lelaki, yang menganggap ketabahan seorang wanita menjalani kisah-kasih cintanya sebagai sesuatu yang tidak pantas untuk dicerna sebagai ketegaran. Karena cinta seorang wanita datang bukannya tanpa perencanaan dan menghilang tanpa kesadaran. Datang dengan senyuman dan berkembang menjadi jalinan-jalinan asmara di dalam hatinya, lalu terekam untuk waktu yang sangat lama. Berkembang dengan semangat dan kepastian-kepastian yang nyata akan mendapatkan imbalan kebahagiaan. Tapi apa yang kini lebih sering di hadiahkan oleh seorang lelaki kepada s...

Senyum Hitam

Aku ingat saat kamu terakhir kali tersenyum kepadaku. Saat itu langit sudah menghitam dan tak ada bintang. Di pekarangan rumah yang dipenuhi dengan bunga-bunga. Kolam ikan yang menyuguhkan gemericik air terjun buatan Ayahmu. Dua bangku dan diapit oleh satu meja kecil, yang di atasnya tersedia minuman cocktail dan voodcha. Kita minum tapi kita tidak mabuk. Aku ingat saat kamu terakhir kali tersenyum kepadaku. Kamu mengatakan keikhlasanmu melepas semua ini dan melapangkan perasaanmu. Kamu juga bertingkah seakan-akan kamu tegar dan tidak lemah sambil menggenggam tanganku, dan kamu menatapku dengan miris, sementara Aku dengan tenang berucap dengan tulus: “Selamat tinggal!”. * * * Kini, dua tahun sudah berlalu sejak perpisahan kita di malam itu. Entah bagaimana kabarmu kini. Seolah-olah kamu memang ingin menghilang dari kehidupanku. Atau mungkin kamu memang sudah tidak ingin Aku ganggu. Biarlah, Aku mengerti dengan keadaan ini. Keadaan dimana Aku terpaksa meninggalkan kamu, entah wajib atau...

TENTANG KERINDUAN

Ada kerinduan yang selalu saja datang saat aku sedang tidak ingin terusik oleh perasaan itu, tetapi apa mau dikata, kerinduan itu datang dan nyata hadir dalam kesendirianku. Huh, selalu saja aku tidak dapat membunuh atau bahkan hanya sekedar untuk menahannya agar tidak menyerobot masuk ke dalam jiwa ini yang memang sedang membutuhkan kesendirian. Kenangan yang menghasilkan sebuah kerinduan akan terus abadi di dalam putaran alam bawah sadar yang dengan seenaknya sendiri, tidak mengenal waktu dan kondisi akan datang dan membunuh jiwa-jiwa yang sedang ingin kosong tanpa kenangan akan kerinduan. Rasa rindu kadang dapat membuatku menjadi seperti orang tidak waras yang mencampur adukkan tangis dan tawa di saat yang bersamaan, menggabungkan teriakan kemenangan dan rintihan lirih yang menyayat di waktu yang sama. Malah lebih sering rasa rindu itu membuat aku tidak berdaya dan hanya bisa terdiam membisu dengan tatapan kosong dan hanyut dalam kenangan-kenangan yang melenakan, hingga seakan-akan ...

sungai dalam rupamu

Image
Kupandangi aliran sungai yang tenang ini seketika itu juga ku bayangi kamu, cinta betapa teduh dan menenangkannya saat mataku bertemu dengan matamu Dan kutelusuri sungai ini sejauh langkahku menapak sambil kukhayalkan tentangmu, cinta tentang bagaimana indahnya tubuhmu yang kutelusuri di setiap lekuknya Sampai ku temui senja yang gemerlap memuncratkan kilau gemilang samar-samar kulihat kau datang membawa senyum rindu dalam lamunan Sungai Batanghari, 01 Maret 2008

Menuju Akhir

Image
jemari itu sangat hangat menggenggam, menuntunku menyusuri lorong-lorong putih sedikit menyilaukan aku tidak tahu mau diajak kemana tapi aku tidak dapat menolaknya sentuhan itu halus dan lembut aku terhanyut saat kubertanya kemana kau hanya menjawab, "istirahatlah kanda, tinggalkan dunia" setelah itu hanya ada ledakan cahaya dan aku tidak ingat apa-apa pasarjambi 02 Maret 2008

Lautan Semangat

tiba-tiba saja, semua datang menghampiri berduyung-duyung memberi canda tawa tawa tawa membawa bendera bahagia balon-balon asmara bersorak sorai hore-hore aku terpesona tertawa tertawa tertawa malakasari, 27 Februari 2008

Dan ini surat buat Bapak

Pak, sama seperti saat aku melihat Emak yang sudah banyak berubah diri Bapak juga sudah sangat berubah; Bapak menua. Padahal masih dapat aku ingat Bapak yang masih gagah dulu, sering menggendongku saat Bapak mengajak Aku dan Abang jalan-jalan mengelilingi jakarta; ke monas dengan bis tingkat ke kebun binatang ragunan dengan bus pergi ke JakartaKota dengan menaiki kereta api saat aku kelelahan Bapak pasti menggendongku tapi kini Bapak juga telah menua seperti Emak rambut Bapak telah memutih semua keriput-keriput juga telah menggantikan tapi aku belum juga pernah mengganti keadaan aku belum pernah mengajak Bapak sekedar jalan-jalan memutari jakarta yang sudah banyak berubah tidak seperti dulu, saat Bapak mengajak aku jalan-jalan. Harusnya Bapak tidak hanya dirumah saja tiap harinya dan pergi ke pasar beberapa kali. harusnya aku sudah bisa mengajak bapak pergi ke monas yang sekarang tamannya lebih indah juga ada rusa yang menempati satu sudut taman di monas dan, Bapak pasti kaget dengan p...

Surat Buat Emak

Buat Emak. Mak, Maafkan kelakuan anakmu yang tak tahu diri ini. Ya, Mak, aku memang sungguh tidak tahu diri, karena setelah sekian lama kita hidup dalam kebersamaan, baru semalam aku menyadari bahwa Emak selalu ada buat aku dan bodohnya aku tidak pernah menganggap, apalagi memperdulikanmu, Mak. Setelah sekian puluh tahun aku hidup bersamamu baru semalam aku melihat wajahmu dengan seksama, Mak. Wajahmu yang ketika tidur terlihat tenang, tanpa beban padahal aku tahu, Emak yang sudah termakan usia tetapi masih tetap gigih dan tidak mengenal lelah selalu mencari cara agar dapat membahagiakan anak-anaknya. Sedang aku, dengan segala kebodohannya, masih saja tetap menyusahkanmu, Mak. Masih membiarkan Emak bekerja keras untuk membantu menghidupi keluarga kita. Kerutan-kerutan di wajahmu, Mak, yang malam itu aku lihat sudah menghapiri dan hinggap diwajahmu. Menangis hatiku, Mak, Menangis, seperti saat ini, saat aku menulis sebuah ungkapan tentang kebodohanku ini yang entah Emak akan bisa membac...