Hilang Lagi
Men, loe menghilang lagi. Padahal gue sempet ‘berandai’ tentang kita Apakah waktu dan jarak yang membuat loe enggan berbagi rasa bersama kita lagi disini? Semula gue merasa banyak faktor yang telah ‘merebut’ loe dari kita: jarak, situasi, teman baru loe, kekasih baru loe, lingkungan baru loe, kegiatan pengorganisasian loe, kehidupan baru loe yang sekarang, dan banyak lagi Men. Tapi sekarang entah Men, gue harus menyalahkan siapa dan kenapa? Gue enggak tau dan enggak megerti apakah loe menganggap kami itu ada atau menganggap kami hanya sebatas kerinduan yang dapat dirindukan secara sesaat saja? Apakah kami telah menjadi masa lalu di kehidupan loe? Sayang ya Men! Saat kita bersama terlalu banyak khayalan yang kita uraikan dengan kenyataan yang sekarang sedikitpun tidak tersentuh, apalagi terealisasikan... Maafin kegalauan hati gue, Men. Seorang manusia yang selalu berkhayal dapat selalu bersama sahabatnya tanpa ada perpisahan. Tapi gue udah enggak bisa berbuat apa-apa ...