Posts

Showing posts from 2002

No Body Can Make Me Happy

Semuanya hanya memikirkan dirinya sendiri Hanya mengharapkan mendapatkan kesenangan Ingin selalu dibutuhkan tanpa pemberian Hanya selalu ingin di perdulikan Tanpa mau memperdulikan Aku butuh seseorang yang dapat memperdulikan kehidupanku Serta dapat merubah kehidupan suramku Aku ingin ada yang bisa menyemangati kelesuanku Yang tidak hanya menemani tapi mengubah Setiap cucuran airmata yang menetes menjadi senyuman Benar! Sungguh tidak banyak yang Aku harapkan. Somewhere Place, Akhir tahun 2002

Wasiat

Men, Nanti suatu saat jika ada yang bertanya Kemana dan bagaimana kabar sahabatmu ini? Bilang saja sama mereka, Kalau Adi telah di telan bumi dan menghilang! Semesta Bumi telah memilihnya dan menjadikannya tumbal Untuk kebahagiaan manusia mendatang! Dan, Bila meraka bertanya lagi Mengapa harus kawanmu ini yang terpilih? Bilang saja lagi, Karena Adi telah banyak merasakan rotasi kehidupan Mulai dari harumnya udara semesta yang di hirup saat kepalanya keluar dari kemaluan Ibunya Perlakuan manis yang di terima oleh semua mahluk untuknya Manusia, Hewan, Tumbuhan, Benda mati. Hangat dan lembutnya sentuhan cinta dari beberapa orang wanita Serta bertubi-tubi kebobrokan menggerogoti kehidupannya Sesaknya napas, Susahnya mencari sinar pendaran matahari, Tak mampu mengintip apa lagi untuk melihat indahnya taburan bintang yang mengelilingi bulan sabit di malam indah Di acuhkan, Serta tidak di perdulikan oleh manusia sekelilingnya Sayatan di hati yang di terimanya ...

Beli Cinta

Image
Seandainya cinta dapat di beli atau ada yang menjual Aku pasti akan menjadi orang yang pertama membelinya dan akan aku pilih serta aku dapatkan cinta yang berkualitas tinggi Yang awet dan bertahan lama tanpa bahan pengawet Mampu memberi segala kebaikan tanpa harapan imbalan Berjiwa serta berhati bersih dan tak bernoda Yang tidak akan pernah rela melihatku menderita Setia menemani tubuhku Selalu memberikan keharumannya di sepanjang hari Bisa menggantikan airmata menjadi tawa dengan candanya Serta bisa menghangatkan tubuhku dari angin kesepian. 2002

Surat untuk Si Bencana yang Selalu Melanda

Tak perlu aku bertanya tentang bagaimana kabarmu Karena aku memang tidak mau tahu tentang kabarmu sekarang (akh… sudahlah itu tidak penting untuk di bicarakan!!) Yang penting di saat ini adalah: Kenapa sih perbuatan yang sangat menderitakan hidup kamu hadiahkan untuk aku bahkan selalu dan selalu Aku tidak tahu apa yang ada di otakmu (?) apa keinginanmu (?) Dan apa yang kamu harapkan dari hidupku ini Tolonglah berikan aku jeda untuk dapat merasakan nikmatnya hidup ini tanpa ada duka nestapa Agar sesuatu yang manis memang benar kurasakan manis Haruskah permohonan yang meronta aku lakukan agar belas kasih atas kurungan yang kau miliki dapat terlepas (mungkin) untuk selama-lamanya Atau bila permintaan itu terlalu berat untuk di kabulkan aku (berusaha) rela hidupku hancur di tanganmu Tapi tolong, Sekali lagi tolong (aku mohon) Jangan kamu hancurkan juga kehidupan orang-orang yang aku sayangi Tolong… 20 Oktober 2002

Berjuta Keindahan

Berjuta keindahan di satu malam Yang sangat mempesona Di saat kedua jiwa menjadi satu di dalam gejolak kemesraan membuaikan suasana Berjuta keindahan di satu malam Yang sangat mengagumkan Di mana cinta menjadi bahasa tubuh Sementara kasih sayang menjadi penghias ruangan Berjuta keindahan di satu malam Yang sangat menakjubkan Di saat hidangan-hidangan kebahagiaan Hanya di peruntukkan untuk dua insan pengasih Yang memang sangat membutuhkan kasih Berjuta keindahan di satu malam Yang memang benar-benar sangat indah Di mana hanya ada Aku dan kamu Hanya kita berdua yang merasakannya Dan juga menikmatinya. 03 Oktober 2002

Tentang

Image
Tentang sebuah prilaku yang sangat fatal terhadap kehidupan Prilaku umum yang memang terbiasa dilakukan Tentang kelakuan yang sangat indah di lihat dan damai di rasakan Tentang sesuatu yang tidak pernah hilang dan tidak akan pernah mati Tentang pengorbanan dengan atau tanpa sesuatu yang rasional Tentang tetesan airmata serta wewangian abadi nan semerbak Tentang kebahagiaan, keharuan, kenikmatan, kepedihan, kerinduan dan tangisan yang menyatu membaur di dalam satu rasa Tentang cerita yang selalu di hiasi dengan warna-warni kehidupan yang sama namun berbeda waktu dan tempat Tentang perasaan jiwa yang membumbungkan kemuliaan, mengibarkan hembusan kasih serta menebarkan bibit kasih sayang Tentang satu kata yang begitu sempurna serta memiliki berjuta-juta makna keindahan Tentang anugerah yang di beri sang Maha Pencipta untuk semua mahluk ciptaannya. Tentang CINTA… September 2002

Malam Jum’at yang Berbahagia

Jiwa terasa berbeda dan hasrat bergejolak Entah sengaja bergetar atau memang tergetar Oleh jasadmu yang muncul di keheningan suasana yang senyap dan menjadikan sebuah pemberontakan bagi peluh yang tidak seharusnya keluar di saat dinginnya malam menunaikan tugasnya Menjadikan kaku tubuh ini serasa membeku Lalu entah gerangan apa yang membuat suasana tegang menjadi sedikit demi sedikit mencair Setelah ku habiskan langkahku mendekati jasadmu Sampai jarak yang terdekat: jasadmu dengan jasadku Auramu dapat menjinakkan tubuhku yang tidak menentu Walau dengan sipuan malu yang kamu miliki Mampu merubah sesuatu yang memang harus dirubah Merubah ketegangan menjadi penuh warna Penuh rasa serta penuh dengan lonceng hati Sungguh pertemuan yang sangat indah Dan yang pasti akan aku tunggu lagi pertemuan selanjutnya dengan kamu… To : Handini 27 September 2002

virus Sepi

Image
kesepian yang bersinggah masih saja tidak mau beranjak dari tempat yang tidak seharusnya ia singgahi karena kehadirannya yang sangat tidak aku inginkan bagai tamu tak di undang membuatku merasa terusik dan terasa sangat tidak nyaman untuk di nikmati entah sampai kapan virus ini akan tersadar bahwa ia sangat tidak pantas singgah apalagi sampai menetap untuk bercampur dengan darah yang ada di tubuhku ini 27 September 2002

perkenalan

Hadirnya dirimu di hari suramku ini Membawa sejuta tetesan harapan kebahagiaan Yang membangkitkan gelora rasa yang telah mati Bagai pagi ini, dimana pendaran cahaya matahari memberi utuh apa yang di milikinya tanpa rasa pamrih Walau kepastian belum boleh membenarkan bagaimana dalamnya sosok dirimu sesungguhnya Kesan pertama perkenalan kita Mampu memberikan serpih gambaran tentang hidupmu Sedikit jiwa. Sedikit rasa, Sedikit sifat yang kamu miliki. Meski sedikit yang kamu berikan namun berarti aku rasakan Mungkin, mampukah harapan impianku Menjadi sesuatu yang nyata untuk dirasakan dan di nikmati bersamaan dengan kehadiranmu? Mungkin pergantian hari yang akan mengetahuinya nanti Dan baru satu hal di hari ini yang aku rasakan: Senang bisa mengenal kamu. To : Handini (23 Juni 1988) 20 September 2002

Benarkah Seorang Wanita di Lahirkan ke Dunia Hanya Untuk Melayani Seorang Lelaki?

“ …sangat benar keadaannya, kalau sebenarnya wanita di lahirkan ke dunia hanya untuk melayani seorang lelaki! ” Jawaban telak dari teman Tessa masih terngiang dengan jelas ditengah perenungannya dengan kehidupan yang sedang di jalaninya. Sekarang ini, terus menerus ia memahami dan menghayati jawaban dari sebuah pertanyaan yang ia lontarkan sendiri ketika sedang berbincang-bincang dengan rekan sepropesinya, “A pakah benar wanita di lahirkan ke dunia untuk melayani seorang lelaki? ” . . . “K enapa juga Aku harus menanyakan hal ini, pertanyaan bodoh dengan jawaban yang sangat bodoh pula… ” Sejenak pikiran Tessa kosong dan ia pun berusaha menjawab sendiri pertanyaannya itu, “ Ya, memang benar jawabannya : wanita, terutama Aku di lahirkan di dunia ini hanya untuk melayani para lelaki, melayaninya hanya untuk kepentingan nafsu birahi semata. Begitulah tugasku sehari-hari… ” Helaan nafas panjang terdengar memecahkan kesunyian di akhiri dengan robohnya tubuh Tessa di sofa kesayangannya. Setela...

Ke–semu–an

Segala rasa cinta yang kini Aku punya hanyalah kegiatan semu yang melemahkan detak jantungku. Dan membuat lemas tulang belulangku. Serta ceceran darah yang menetes di setiap lukaku membanjiri lantai tanah yang tubuhku ini berpijak, seakan meronta lirih memohon sebuah ampunan atas secerca luka yang tak pernah bisa terobati… Masih pantaskah Aku merasakan wangi cinta yang memang diperuntukkan untuk semua mahluk di alam semesta yang mempunyai hati dan rasa? Apakah Aku masih pantas ?! Setelah penjelajahan cinta yang Aku alami memberikan hasil nyata sebongkah luka yang perih di setiap inci bagian di jasadku ini, sehingga kepedihan abadi pun tak dapat Aku elakkan kehadirannya di kehidupanku ini. Seolah-olah hidangan anggur yang beracun hanya dikhususkan untukku seorang. Tanpa setetes pun boleh di bagikan untuk manusia di samping-sampingku Tidak, tidak boleh… Hanya Aku… Sendiri…! Malaka Sari Agustus 2002

berubah

Aku berubah bukan karena keadaan tapi di karenakan kebutuhan hidupku yang selalu ingin dapat berganti-ganti warna tapi tetap memiliki jalan pokok yang memang harus segera aku capai baik lambat maupun cepat Mungkin kamu itu salah satu warna yang pernah aku miliki. Mungkin. 21 Agustus 2002

Tidak Tepat

Sudahlah, Kehadiranmu di kehidupanku hanya membuat suasana makin kacau. Tak ada gunanya kamu hadir karena yang sekarang aku butuhkan adalah seorang dewi penolong yang mampu membuat keadaanku menjadi lebih baik dari yang sekarang Aku alami. Bukannya pahlawan kesiangan yang membuat kekacauan menjadi kesengsaraan. Jadi lebih baik kamu enyahlah untuk waktu yang tidak bisa ditentukan Menghilanglah bersama gelapnya malam yang tidak pernah menjumpai sang pagi Kekallah engkau bersamanya Dan jangan pernah lagi mencoba untuk menyentuh sesuatu yang tidak pantas untuk kamu sentuh Apa yang ada dan apa yang terjadi di kehidupanku ini. Kamu mengerti? Agustus 2002

“Mencintai Seorang Wanita Yang Telah Menjadi Milik Orang Lain"

Image
Ya, itulah kebodohan yang sampai saat ini aku lakukan Sebuah kelakuan yang tidak bisa di terima oleh akal sehat Tapi memang begitulah kenyataan yang kini menyelimuti jiwa ini Ingin Aku mencoba untuk membohongi diri walalu hanya sekali But, I can’t do that… Tidak tahu aku harus berbuat apa agar aku bisa menerima dan memahami realita ini… Forget it – I think impossible!!! Ya… Sangat tidak mungkin juka detik ini juga aku harus melupakannya Menghapus memori tentang dia dari kehidupanku ini Aku merasa jiwanya merekat erat di pelupuk hati Susah untuk di lepas Bagaimana bisa aku tidak menyayanginya Karena prilakunya yang sangat utuh memberikan kelembutan Manis dan kehangatan belaian kasih sayang dan (mungkin) cinta yang telah dia curahkan untukku… Tapi entah untuk saat ini Apakah dia masih memiliki utuh rasa itu? Hanya dia yang mengetahui dan sedikit yang aku rasakan Andai… 22 Juli 2002

Sama Saja

Kenapa sih manusia wanita lebih mudah dalam urusan melupakan sebuah kejadian di bandingkan manusia lelaki Malam ini mereka merasakan kepedihan serta kesakitan Esok pagi mereka terlihat ceria kembali Sepertinya mereka tidak mengalami kejadian semalam Aneh bin ajaib, dan salut Aku buat mereka… Hebat, Aku juga menyaluti kamu yang dengan mudah membuat ini berakhir dan membuat awalan baru dengan yang lain Ya, kamu memang wanita yang sungguh hebat… Aku sungguh heran dengan prilaku wanita yang seperti itu Tapi yang lebih Aku heranin hal itu terjadi sama kamu! Sekilas kamu memang sangat beda dengan wanita pada umumnya Tapi ternyata kamu juga punya banyak persamaan dengan umumnya wanita, Ya kamu sama saja! Bisa aku bilang ketidak sempurnaanmu telah terlihat jelas Jelas sekali aku melihat dan merasakannya Bahkan yang sangat membuat itu menjadi terkesan sangat mendalam, Kamu sendirilah yang membuat ketidak sempurnaanmu menjadi nampak nyata di kehidupanku Ya, Sangat amat nyata Aku rasakan Kamu te...

Apakah Aku Bisa Membuat Kamu Bahagia

Apakah Aku bisa membuat kamu bahagia? Seperti kamu yang telah membuat Aku terbahagiakan oleh semua prilakumu, ucapanmu, serta sentuhanmu... Aku takut! Sangat takut membuatmu menjadi kecewa. Aku sangat takut tidak bisa membuatmu bahagia Bantu Aku! Aku butuh bantuanmu Aku butuh pertolonganmu Bantu Aku agar Aku bisa membuatmu bahagia Seperti kamu yang sangat bisa membahagiakan Aku Sangat amat bahagia! 2002

About Me

Image
Under Maintenance

P a g i

Image
Pagi lagi Pagi lagi… Bosan Aku dengan pagi Bosan Aku dengan pijaran sinar mentari Yang mengharuskan sang manusia memulai dan memulai dan terus memulai dari awal Apa yang harus dikerjakannya Demi bertahan, Bertahan dari kelaparan, Bertahan dari kenistaan hidup ini, Bertahan hidup! Pagi melambangkan : Keramaian, Kebisingan, Kemunafikan, Keterpura-puraan, Kebusukan, Kecongkakkan, Kekejian, Kenistaan, Dan berbagai macam persoalan yang membengkakkan telinga Serta membusukkan hati. Itulah yang membuatku muak dengan yang namanya pagi Muak dengan keadaan. Keadaan dimana : Kecerahan menjadi suram, Kebenaran menjadi laknat, Kebersamaan menjadi pengkhianatan. Shiit!!! Jakarta, 20 Februari 2002

Salah Serba Salah

Apa memang Aku salah? Lalu, perbuatan apa yang membuat Aku jadi salah? Apa benar Aku salah? Dari segi apa Aku patut disalahkan? Apa ada dalilnya perbuatan Aku itu salah? “…ini pasti salah… itu pasti salah…semua-muanya pasti salah…bisa diomelin…bisa di jutekin…sementara Aku…ya, pasrah saja…!!!” *) Ya, anggaplah Aku salah! Lalu, apa yang kini harus Aku perbuat? Aku harus melakukan apa? Apa bisa? Dan bisa di pahami? Dan, selesaikah semuanya? Ya sudah, maafkan Aku ya? Aku –walau terpaksa– mengaku salah! Moga kamu mengerti dan memahami semua! 2002 *) Diambil dari bagian lirik lagu Serba Salah - SLANK

Sekedar Pengantar

Image
Perkenankan saya yang awam ini, sedikit berkisah tentang pembuatan blog ini. Mungkin saya terlalu tinggi dan sok hebat dalam menuturkan setiap kisah yang saya alami dalam kehidupan saya ini ke dalam sebuah kata-kata, dan dikumpulkan menjadi blog. Setiap kata-kata saya ini, saya tulis seperti buku harian yang tidak utuh, karena saya menulisnya disembarang tempat, berceceran entah kemana, dan yang ada di dalam buku ini merupakan kumpulan tulisan-tulisan saya yang terselamatkan, walau sempat menyesali diri sendiri karena cukup banyak tulisan yang hilang atau sengaja saya buang maupun saya bakar, sayang juga.  Saya tidak bisa mengkategorikan kata-kata saya ini, entah berbentuk puisi, sajak, prosa, narasi, atau curhatan. Saya tidak tahu, apalagi kalau disuruh mendefinisikan puisi, sajak, prosa dan narasi saya benar-benar tidak tahu. Yang saya tahu kata-kata ini adalah hasil corat-coret hati saya sendiri. Saya memang terlalu bodoh karena tidak bisa mengkategorikan tulisan saya ini. Maaf...