Saat Aku membayangkan kamu di sudut kamar itu Aku tahu airmata yang indah itu mengalir melewati halus pipimu dan juga melewatii lututmu Tatkala kamu terpaku menatap kosong kekelaman Bertopang dagumu dengan lututmu menunduk matamu tak kuasa menahan beban isi di kepala tentang hidup Aku tahu kamu tersiksa di sana: Termenung dalam kesendirian mengharap asa –Saat itu pula Aku ingin berada di dekapanmu membelai panjang rambutmu yang terurai menyeka titik-titik airmata diantara celah lesungmu membisikkan syair-syair tentang cinta agar kamu bahagia agar Aku dapat melihat senyummu kembali terkembang– Tapi Aku tahu, disana kamu tidak ingin terganggu oleh siapapun oleh apapun Karena rasa sayang terhadap selain dirimu yang tak ingin mereka terluka olehmu dengan membagi penderitaanmu dengan yang lainnya… Aku membayangkan suatu ruang yang ditempati olehmu; dinding-dinding berlumut, sarang laba-laba yang menutupi bingkai- bingkai usang, buku-buku berserakan di lantai-lantai berdebu di temani kecoa-k...
Duduk, lihat langit, dengar suara sekitar Fokus meresapi sensasi: angin, bau, bunyi, rasa napas Kehadiran penuh bikin detik terasa detik, bukan “blur”.
Senja murka, Membakar jalanan dan gedung-gedung dengan merah merambat masuk underpass, menyusuri gorong-gorong, melewati gang-gang kecil yang sesak dengan pemukiman kumuh tambal sulam Memerahkan lorong-lorong gelap dan tempat-tempat hitam Membunuh dan menguasai kelam Tak perduli cakrawala merintih minta di jemput Senja masuk ke dalam kamarku tanpa ketuk tanpa sapa Lalu merahnya memasuki kolong tempat tidurku Masuk ke dalam laci, lemari, sepatu, rak buku dan berlalu menembus jendela yang setengah terbuka “Wahai Senjaku yang manis, janganlah kamu merajuk,” tapi senja tetap memicingkan mata. Tanda kebencian! “Senjaku Sayang, tersenyumlah..” Senja tetap memerah, Setengah bumi telah di kuasainya Tujuh puluh persen alam semesta dibuatnya menyerah Senja telah membuat bencana melahirkan kedukaan manusia, “Aku akan tetap dengan pendirianku, membakar semua dengan merahku. Akan aku buat kalian tersiksa dan menderita! Inilah ganjaran akibat pengkhianatan kalian semua kepadaku! Karena menodai kei...
Comments