perjalanan ini sangat melelahkan,
tapi aku selalu teringat pesan-mu bahwa semuanya akan baik-baik saja,
selama apa yang kita inginkan adalah benar --bukan sesuatu yang mustahil.
Bunda,
sampai detik ini aku masih bertahan, dan berusaha mampu untuk bertahan
menelusuri jejak langkah yang telah ditapaki orang terdahulu
"aral adalah bunga kehidupan, bersahabatlah dengannya
--maka ia tak akan menjadi bahaya bagimu"
itu katamu disela dekapanmu saatku melemah --akan hidup.
Bunda,
mimpi-mu akan aku masih jauh dari pencapaian
tapi senyuman yang selalu aku dapat,
saat Kau bertanya, "Bagaimana kau kini, anakku?"
Ahh, senyum itu selalu wangi --walau guratan tua diwajah-mu makin menjadi.
Bunda,
waktu berlari sungguh cepat, semakin ku kejar semakin cepat waktu berlari
tapi tetap akan ku-kejar
walau harus berlari sejauh mungkin,
dan akan aku kejar walau sampai renta.
Bunda,
mimpi-mu akan aku hanya satu,
Melihat aku Bahagia
dan mimpi-ku juga hanya satu,
Melihat Kau Bahagia...
Bunda,
tiga pulau sudah aku tapaki
untuk mengejar cita-cita dan menggapai mimpi-mu dan mimpi-ku
Kini aku sedang mempersiapkan menuju pulau ke-empat dan ke-lima
Lagi, restui dan do'akan aku bunda
agar tercapai apa yang telah menjadi keinginan kita bersama.
Bunda,
Aku pamit...
Jum'at Pagi 20102009
3 comments:
Wah, kog jadi terharu yah...
hope semuanya berjalan dengan mulus ya
kata - katamu selalu bermakna dalam mas..aku selalu tergugah dengan apa yang kamu tulis..dan tak akan pernah bosan menanti tulisanmu selanjutnya..hmm...LIKE THIS.. ^_^
weh sangat dalam mas makasih mas sangat menggugah saya salam kenal thanks
Post a Comment