MATAHARI TIDAK PERNAH MERATAP

0

Matahari benderang
Awan tersingkirkan angin
Angin… angin… angin…
Menghempas keteduhan

Terik membuat dahaga
Mengeringkan kerongkongan
Menjadikan penderitaan
Meratap… meratap… meratap…

Wajah-wajah sendu di hembus angin
Muka muka nestapa di biarkan meratap

Panas serta mendampingi
Menyebar aroma menyiksa
Membelai alam dengan sayang
Memeluk buaian asmara

Matahari gentar meratap
Awan di hembus angin dengan mantap
Membiarkan cerita berlalu
Tanpa kebahagiaan di akhir episode


Akhir Januari 2005

0 comments: