Dunia yang Aneh

0

Banyak nurani yang telah menjadi mayat
Bergelimpangan disetiap sudut
Rasiaonalitas yang di kubur hidup-hidup
Serta menghilangnya rasa kemanusiaan
Telah membuat dunia ini menjadi tersedu
Merintih pedih bak menyayat-nyayat
Hingga tak tersisa lagi rasa belas kasihan
Yang seharusnya tetap terjaga

Kemana sang keadilan kini berada?
Aku sesak dengan semua ini!!!

Begitu banyak air mata bergelimpangan
Atas dasar keserakahan perseorangan
Kebusukan menjadi mulia
Seolah-olah nista adalah suatu kewajiban
Yang menuntut setiap orang berdusta
Dan menginjak-injak kehormatannya sendiri

Ooh... Aku tak kuasa menyaksikan semua ini
Tapi Aku tidak dapat berbuat apa-apa
Bahkan sikap diamku pun membuatku merasa berdosa
Lalu, untuk apa hidupku ini?!


30 Januari 2005

0 comments: