Sekedar Sajak

0

Sajak untukmu masih tersimpan di dalam fikiranku
Dan aku masih belum berani menggoreskannya
di secarik kertas ini
Karena sajak untukmu sungguh berat untuk aku uraikan
Pernah aku mencoba memberanikan diri untuk memulai,
Tetapi tangan ini langsung bergetar
seakan-akan memberi peringatan kepadaku
agar tidak melakukannya
Menulis sajak untukmu ternyata bukan saja membutuhkan keberanian
tetapi juga membutuhkan kekuatan mental yang sangat tinggi
Karena sajak untukmu bisa membuatku gemetar bergeretak
Juga dibutuhkan ketegaran hati yang dalam
karena sajak untukmu
dapat mencucurkan airmata ini lalu menjadi kering
dalam seketika
Serta sajak untukmu memerkukan hati yang sangat bersih
Yang tidak dikotori dengan noda-noda kemunafikan, keangkuhan, pengkhianatan, hawa nafsu, kebiadaban
dan luka…
Sajak untukmu harus dilandasi dengan jiwa yang suci,
kejernihan fikiran, kesabaran, keperdulian, kejujuran,
dan juga dengan senyuman
Karena sajak untukmu sajak tentang rasa sayangku kepadamu

Sajakku sajak tentang cintaku kepadamu…


Akhir April 2005

0 comments: