SAYANG DAN KENAPA?

0

Sejauh mana kita boleh membohongi hati kita sendiri kalau kita sangat menyayangi seseorang dengan seutuhnya tanpa embel-embel, tanpa alasan yang tidak-tidak! Dan seandainya harus dengan alasan, apakah pantas ketulusan sebuah kasih sayang di beri tuntutan dengan alasan-alasan yang malah akan membingungkan diri kita sendiri.
Saat rasa sayang itu tumbuh dan bermekaran di dalam hati, bukankah terjadi tanpa kita sadari? Tapi mengapa kita sering diserbu oleh berbagai pertanyaan yang malah akan mengotori kasih sayang itu sendiri.

Kenapa dan bagaimana bisa kita menyayangi orang lebih di tekankan disini dibandingkan seberapa besar kekuatan kasih sayang itu tercipta dan terekspresikan dalam nyata.Terkadang, kita malah direpotkan oleh hal-hal yang akan mengganggu proses kealamiahan dari keberlangsungan kasih sayang itu sendiri.
Tidak bisakah perasaan sayang yang tumbuh dan berkembang setiap saat, setiap terjadi pertemuan dan tertuang bersama waktu dapat diterima keberadaannya secara utuh dan apa adanya?

Sama, saat kamu mengatakan karena apa Aku menyayangimu dan mengapa bisa Aku menyayangimu, Aku tidak dapat memberi tahu alasannya, karena Aku tidak punya alasan atau berpura-pura mencari alasan yang tepat untuk mengatakannya kepada kamu. Karena yang Aku tahu hanyalah Aku menyayangimu dengan ketulusan yang tidak bisa Aku paksakan untuk Aku tahan di dalam hati ini.

Aku tidak pandai mengarang untuk dapat menemukan alasan dengan kata-kata yang indah agar kamu dapat merasa nyaman dengan segala bualan alasanku. Aku menyayangimu karena Aku memang menyayangimu, hanya itu yang Aku tahu. Dan hanya dengan mengutarakannya kepadamulah Aku merasa lega menjalani hari-hariku ini.

Dengan tidak bermaksud merendahkan diri ini, Aku menyadari kalau Aku masih terlalu awam untuk berbicara mengenai rasa sayang yang timbul secara tiba-tiba dan tanpa disadari? Aku tidak bisa berpikiran yang muluk-muluk tentang perasaan sayang yang kini Aku rasakan kepada kamu. Karenanya Aku akan makin terlihat bodoh bila menuangkan atau menggambarkan keindahan perasaan sayangku kepadamu ke dalam tulisanku yang amburadul ini, Aku masih sangat miskin kata, Aku juga tidak bisa menuliskan kata-kata yang romantis, dan manis-manis.

Mungkin nanti suatu saat jika Aku sudah dapat menemukan susunan kata yang tepat untuk mewakili perasaan ini Aku akan segera menuliskan dan menunjukkannya kepadamu!


Akhir Oktober Dua Ribu Lima

0 comments: