Kata teman-temannya, dia yang benar
dan aku yang paling di salahkan
Kata teman-temanku, aku yang benar
dan dia yang paling di salahkan
Kata dia juga, dia yang katanya paling benar
dan aku yang patut di salahkan
Kalau kataku, persetan dengan semua
Salah dan benar tidak menjadi begitu penting
karena luka tetap menjadi luka
dan tak akan dapat merubahnya menjadi tawa
regards,
adi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment